MANAJEMEN RESIKO TRADING FOREX

MANAJEMEN RESIKO TRADING FOREX

Bie News. Trading forex selalu memiliki risiko walaupun memiliki profit lebih yang menggiurkan di trading forex. Bahkan modal besar sekalipun dapat langsung habis apabila Anda tidak melakukan manajemen risiko yang baik.

Sebelum kita memahami manajemen resiko Trading Forex maka kita harus pahami asal muasal Trading Forex.

Sebelum masuk ke Trading Forex maka Anda harus tahu apa itu Forex. Forex adalah singkatan dari Foreign Exchange atau Valuta Asing (Valas). Sedangkan Foreign Exchange Market adalah tempat dimana orang menukar atau memperjual belikan mata uang asing. Nah, Trading Forex itu adalah perdagangan mata uang dari berbagai negara yang berbeda dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Manajemen resiko Trading Forex adalah mengatur berapa besarnya resiko loss yang terjadi saat trading. Agar Anda tidak mengalami kerugian yang besar dalam transaksi Trading Forex, silakan dipahami dahulu 4.hal berikut sebelum Anda melakukan transaksi Trading Forex :

1. Selalu trading sesuai tingkat toleransi risiko Anda


Sebelum mulai trading, cari tahu terlebih dahulu berapa besar risiko trading yang sanggup Anda terima. Baik risiko untuk keseluruhan modal Anda, maupun risiko dalam sekali trading (risk per trade).

2. Leverage besar dapat menjadi pedang bermata dua


Rasio leverage yang besar, misalnya 1: 300, memungkinkan Anda untuk melakukan transaksi $300.000 dengan modal $100 saja. Hati-hati, ketika minimnya modal trading yang dibutuhkan maka dapat membuat Anda tergoda untuk membuka banyak posisi atau lot sekaligus. Saat merugi, modal trading Anda dapat langsung tergerus dalam seketika.

Rasio leverage 1:100 yang sesuai dengan regulasi BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Dengan rasio dari BAPPEBTI ini, Anda dapat menerapkan manajemen resiko yang lebih baik dan lebih bijak dalam menggunakan modal trading Anda.

3. Jangan menyepelekan stop loss


Stop Loss adalah perintah ke sistem secara otomatis agar tidak mengalami kerugian yang besar. Sedangkan Take Profit adalah perintah ke sistem secara otomatis untuk mendapatkan profit yang diinginkan. Apabila Anda tidak memasang stop loss, posisi terbuka yang merugi dapat menghabiskan modal trading Anda. Jadi pastikan Anda selalu memasang stop loss di setiap transaksi. Apabila Anda membutuhkan referensi level stop loss, Anda dapat memanfaatkan fitur Trading Signal yang tersedia.

4. Gunakanlah risk per trade

Risk per trade yang dianjurkan yang ideal bagi trader dengan menggunakan risk per trade 1% – 5%.

Dengan memahami 4 hal di atas, maka Anda telah siap untuk melakukan Trading Forex

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *