FE UMRAH kaji FTZ dan KEK dalam Perspektif Otonomi Daerah

FE UMRAH kaji FTZ dan KEK dalam Perspektif Otonomi Daerah

DOMPAK – Civitas Akademika Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar diskusi ilmiah untuk mengkaji bagaimana Free Trade Zone dan Kawasan Ekonomi Khusus dalam Perspektif Otonomi Daerah. Kegiatan yang melibatkan beberapa narasumber ini digelar Rabu (28/8) di Gedung Auditorium UMRAH, Dompak

Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (BAKK) Ary Satia Dharma, S.Sos, M.Si mewakili Rektor UMRAH memberikan sambutan. Pada kesempatan itu Ary mengapresiasi kegiatan yang dilakukan FE UMRAH ini.

“Kegiatan diskusi ilmiah itu dapat membuka wawasan para Mahasiswa mengenai potensi yang ada di wilayah Kepri dan Mahasiswa sendiri bisa turut serta berpartisipasi membangun wilayah Kepri khususnya Tanjungpinang menjadi kawasan yang dianggap layak untuk pertumbuhan ekonomi antara lain Industri, Pariwisata dan Perdagangan” sebut Ary dalam sambutannya.

Hadir sebagai narasumber, Ir. Burhanudin, M.Si (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri), Assoc. Prof. Dr. M. Syuzairi, M.Si (Dekan Fakultas Ekonomi UMRAH), dan Assist. Prof. Tumpal Manik, M. Si (Akademisi/Dosen UMRAH) dan dipandu oleh moderator Assist. Prof. Fatahurrazak, SE., M.Ak,CA (Wakil Dekan I FE UMRAH)

Pada materinya, Ir. Burhanudin, M.Si mengupas segala perbedaan antara FTZ dan KEK. Dihadapan peserta diskusi ilmiah itu dirinya mengidentifikasi permasalahan, kelebihan dan kekurangan keduanya.

Menurutnya FTZ dinilai mempunyai pengaruh yang signifikan dalam pembangunan ekonomi nasional khususnya terkait upaya-upaya peningkatan investasi. Kota Batam sebagai contoh, dunia usaha di Batam menilai KEK bukan jalan keluar untuk meningkatkan daya saing karena KEK tidak menyelesaikan masalah substansial di Batam, tetapi menimbulkan sejumlah dampak negatif terutama pada pelaku UKM dari masyarakat.

Hal senada juga disampaikan oleh dua orang narasumber lainnya, Dr. Syuzairi dan Tumpal Manik. Mereka menyatakan bahwa belum satupun KEK di Indonesia yang menunjukkan kisah sukses, semuanya masih dalam tahap pengembangan. Berbeda dengan FTZ yang sudah terbukti pernah menjadi pemikat ekonomi.

“Diharapkan Kota Tanjungpinang yang notabene Ibukota Provinsi Kepri bisa segera mempersiapkan pembentukan FTZ tentunya tidak luput dari segala faktor pendukungnya,” pungkas Dr. Syuzairi diakhir diskusi

Diskusi Ilmiah yang berlangsung sekitar dua jam tersebut berlangsung cukup alot dengan berbagai pertanyaan yang meluncur dari mahasiswa kepada para Narasumber saat sesi tanya jawab.

KONTRIBUTOR: Tara (FE), Rendi (Humas) | EDITOR: Adi Pranadipa

Rektor terima Kunjungan Mahasiswa UiTM “Kolej Melati” Malaysia

Rektor terima Kunjungan Mahasiswa UiTM “Kolej Melati” Malaysia

DOMPAK – Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc Menerima kunjungan dari Mahasiswa Universiti Teknologi Mara (UiTM) Kolej Melati Selangor, Malaysia. Selasa (27/8) di Ruang Serbaguna lantai 3 Rektorat UMRAH, Dompak.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program “Jejak Melayu – Riau” bagi Mahasiswa Kolej Melati UiTM Selangor yang mereka laksanakan di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau selama sepekan kedepan

Pada penyambutannya, Rektor secara singkat mejelaskan beberapa sejarah singkat mengenai hubungan 2 negeri antara Malaysia dan Kepulauan Riau di hadapan para Mahasiswa UiTM Kolej Melati tersebut

Menurut Rektor tidak banyak perbedaan antara Malaysia dan Kepulauan Riau, sebab 2 negeri ini merupakan serumpun melayu yang memiliki Pemimpin masa kerajaan/kesultanan yang punya keterkaitan satu sama lainnya.

Dalam kunjungan itu, perwakilan rombongan Kolej Melati UiTM Selangor berkesempatan untuk memperkenalkan kampus UiTM Kolej Melati di hadapan Rektor dan beberapa perwakilan Mahasiswa UMRAH serta dilanjutkan sesi tanya jawab

Hadir juga pada kesempatan itu, Dekan FIKP UMRAH Assoc. Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, DEA., Ka. BAKK Ary Satia Dharma, S.Sos, M.Si, Kabag. Kemahasiswaan dan Kerjasama Sarkisdin, S.Pd beserta beberapa orang staff

Dipenghujung acara, pertemuan singkat itu ditutup dengan penyerahan cenderamata oleh Rektor kepada rombongan UiTM Kolej Melati dan sebaliknya, serta diakhiri dengan sesi foto bersama

(Rendi/Humas)

Kepala BPKP Kepri beri Kuliah Umum untuk 561 Mahasiswa Bidikmisi UMRAH 2019

Kepala BPKP Kepri beri Kuliah Umum untuk 561 Mahasiswa Bidikmisi UMRAH 2019

DOMPAK – Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Riau, Indra Jaya Khaira beri kuliah umum bagi Mahasiswa Bidikmisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) angkatan 2019. Senin (26/8) di Gedung Auditorium UMRAH, Dompak

Lagi, kehadirannya untuk kesekiankalinya di UMRAH adalah memenuhi undangan khusus dari Rektor UMRAH Prof. Akhlus guna memberikan pemahamannya tentang pencegahan Fraud. Dengan judul ‘Strategi Pencegahan Fraud dengan Sistem Pengendalian Intern dalam Membangun Mahasiswa Berkarakter Anti Korupsi’ kuliah umum itu berjalan dengan lancar

Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc mengawali acara dengan memberikan sambutannya ikut berpesan kepada seluruh peserta kuliah umum tersebut untuk dapat mengikuti kuliah umum itu dengan sungguh-sungguh agar tidak menjadi hal yang sia-sia

“Pada kesempatan ini kita kehadiran narasumber yang merupakan orang hebat, beliau memiliki ilmu dan pengalaman yang banyak. Jadi saya minta kepada saudara-saudara sekalian Mahasiswa Bidikmisi UMRAH tahun 2019 untuk dapat mengikuti perkuliahan ini dengan sungguh-sungguh, agar tidak menjadi sia-sia,” Tegas Rektor dihadapan 561 orang Mahasiswa Bidikmisi UMRAH 2019

“Karena pada dasarnya sesuatu yang dilakukan dengan tidak sungguh-sungguh, maka akan menjadi suatu hal yang sia-sia. Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, mengingat materi kuliah yang akan diberikan oleh Pak Indra adalah materi yang penting bagi Saudara-saudara sebagai generasi milenial yang nantinya akan mengisi masa depan,” tambahnya

“Saya berharap semoga Saudara-saudara semua kelak menjadi pemimpin yang bersih,” tutup Rektor.

Indra Khaira Jaya, pada kuliah umumnya menyampaikan bahwa Pencegahan Fraud tidak saja untuk meningkatkan kredibilitas bangsa dan negara, tetapi juga untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan ekonomi nasional serta kesejahteraan rakyat

“Pencegahan Fraud tidak saja untuk meningkatkan kredibilitas bangsa dan negara, tetapi juga untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan ekonomi nasional serta kesejahteraan rakyat. Pemerintah berkomitmen secara sungguh-sungguh untuk melakukan pencegahan fraud,” tutur Indra

“Mahasiswa sebagai Motor Penggerak Utama Gerakan Anti Korupsi. Dalam sejarah tercatat bahwa Mahasiswa mempunyai peran penting dalam menentukan perjalanan Bangsa Indonesia. Dengan Idealisme, semangat muda dan kemempuan intelektual tinggi yang dimiliki mahasiswa mampu berperan sebagai agen perubahan (agent of change),” tambahnya lagi

“Diakhir kuliah umum ini saya ingin menyampaikan pesan Proklamator kita Bapak Mohammad Hatta yakni ‘Setiap perbuatan adalah Demi Negara yang dicintai, Janganlah Berkhianat,” tutup Indra (Kaper BPKP Kepri) pada kuliah umumnya

Kurang lebih selama 3 jam kuliah umum Kaper. BPKP Prov. Kepri itu mendapat respon yang baik, hal tersebut dapat dilihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Antusias para Mahasiswapun dapat dirasakan dengan banyaknya peserta yang mengacungkan tangan untuk diberi kesempatan bertanya. Namun dengan keterbatasan waktu yang ada hanya 10 orang peserta yang dapat memberikan pertanyaan kepada sang narasumber

Hadir pada kuliah umum tersebut Ka. BUPK Drs. Edison, M.B.A., Ka. BAKK Ary Satia Dharma, S.Sos, M.Si., Kabag. Kemahasiswaan dan Kerjasama Sarkisdin, S.Pd serta beberapa Kasubag dan Staff Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama UMRAH

(Rendi/Humas)

Rilo Pambudi S, Mahasiswa UMRAH Raih Juara I Lomba Artikel Nasional Bappenas RI 2019

Rilo Pambudi S, Mahasiswa UMRAH Raih Juara I Lomba Artikel Nasional Bappenas RI 2019

TANJUNGPINANG – Kabar gembira dan membanggakan hadir di penghujung Agustus ini. Pasalnya salah satu mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) berhasil menjurai Lomba Artikel Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) Republik Indonesia

Capaian ini didapatkan oleh Rilo Pambudi. S, Mahasiswa Ilmu Hukum FISIP UMRAH atas artikelnya bertajuk “Ibu Kota Baru: Merajut Asa Menuju Tanah Borneo”. Idenya tentang harapan ibu kota baru yang dipadukan dengan infografis telah sukses mengantarkannya menjadi pemenang pertama. Ia berhak mendapatkan predikat itu setelah kelima juri yang berasal staf ahli dan staf khusus Bappenas serta pimpinan media Nasional sepakat memberikan nilai tertinggi pada artikelnya. Hal ini sebagaimana pengumuman yang disampaikan melalui akun Instagram milik Bappenas RI pada Sabtu (24/8) malam

Lomba dari Bappenas RI itu sendiri dilaksanakan dalam rangka menjaring ide-ide kreatif generasi muda Indonesia usia 15-25 tahun. Ide yang dimaksud berupa harapan terhadap rencana pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia dan tanggapannya mengenai realitas kondisi Kota Jakarta saat ini

Ajang tingkat Nasional yang berlangsung sejak 13 Juli hingga 20 Agustus 2019 tersebut dibagi menjadi dua kategori, yaitu Vlog dan Artikel. Untuk Vlog durasinya antara 30-60 menit. Sedangkan artikel disyaratkan memuat 500-800 kata dan dituliskan melalui Blog pribadi

Rilo, sapaan akrab mahasiswa semester 7 yang juga gemar bermain Blog tak mau melewatkan kesempatan tersebut. Dalam prosesnya, ia butuh waktu seminggu untuk menuntaskan artikelnya. “Awalnya lihat-lihat di Instagram tentang lomba Blog, terus ketemu lomba ini. Waktunya tinggal seminggu, ya langsung saya garap,” ujarnya kepada kontributor Teraju UMRAH

Menjadi Juara I memang di luar dugaannya, sebab menurutnya ia masih pemula di bidang lomba artikel khususnya Blog

Nggak nyangka dan sangat bahagia bisa menang dan mengalahkan 843 peserta lain dari kalangan pelajar dan mahasiswa se-Indonesia. Soalnya ikut kompetisi begini baru-baru aja. Biasanya nulis-nulis di blog sekedar berbagi pengetahuan dan pengalaman, khususnya mengenai bidang hukum. Nggak pernah berpikir ikut kompetisi,” kata Rilo, yang juga merupakan Ketua Umum UKM Research and Debate

“Saya ikuti karena ingin mengukur kemampuan menulis, soalnya kalau lomba yang dimuat dalam Blog itu bukan cuma tulisan saja yang dinilai. Tapi banyak hal,” tambahnya. Menurutnya aspek penting yang biasanya dinilai meliputi kreativitas tulisan, tampilan blog, dan gambar-gambar atau infografis pendukung. Selain itu juga harus lebih dinamis ketimbang tulisan ilmiah lain seperti LKTI, Penelitian, atau Laporan.

“Belajar dari para pemenang lomba blog, tulisan mereka santai meskipun ilmiah. Nggak kaku. Jadi orang mudah mengerti karena bahasanya tidak berbelit. Pesan yang ada dalam tulisan tersampaikan dengan baik. Bayangkan saja banyaknya materi harus kita tulis dalam 500-800 kata. Tapi yang paling penting tidak ada unsur plagiat, sebab mudah membedakan tulisan Blog yang menulis ulang ide orang dengan ide orisinil kita,” tegasnya

Atas capaian ini, ia berharap menjadi motivasi bagi mahasiswa lain, khususnya di lingkungan UMRAH sekaligus bagi dirinya sendiri untuk terus berkarya mengharumkan almamater. “Tentunya saya berharap semakin banyak mahasiswa UMRAH yang gemar menulis yang dipadukan dengan digitalisasi seperti Blog atau apapun. Sejauh ini masih banyak yang belum memanfaatkan, mungkin karena belum menyadari nilai positifnya. Kalau untuk pribadi, semoga bisa terus mengharumkan nama Kampus dan Prodi. Harapan lainnya ikut lomba seperti ini, kalau menang uangnya untuk ditabung, supaya bisa lanjut S2,” tutupnya

Mendengar kabar baik ini, Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc sangat merasa bangga dan senang atas Prestasi yang diraih oleh Mahasiswa UMRAH atas nama Rilo Pambudi S tersebut. Tak hanya itu, Rektor juga berpesan agar Prestasi yang diraih oleh Rilo dapat dipertahankan. Rektor juga berharap akan ada Rilo lainnya dari UMRAH

“Selamat dan Sukses saya ucapkan untuk Saudara Rilo Pambudi S Mahasiswa Ilmu Hukum FISIP UMRAH yang telah mengukir prestasi di level Nasional. Tentu ini sangat membanggakan bagi kita (UMRAH). Semoga Rilo dapat mempertahankan prestasi yang telah diraihnya, dan jangan berhenti sampai disini. Saya juga berharap akan ada Rilo lainnya di UMRAH ini,” ungkap Rektor melalui saluran teleponnya kepada Redaksi Teraju UMRAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *